Cara Membuat ZPT Bawang Merah sebagai Perangsang Akar dan Tunas Alami

- Januari 29, 2017

Cara Membuat ZPT Bawang Merah sebagai Perangsang Akar dan Tunas Alami

 
. .
Hormon perangsang tumbuh ataupun zat pengatur tumbuh (ZPT) dalam konsentrasi rendah secara kualitatif mampu mendorong serta merubah pertumbuhan serta perkembangan tanaman. ZPT secara alami diperoleh oleh bagian tanaman yng masih muda semisal ujung batang ataupun ujung akar. Akan tetapi, hormon-hormon ataupun ZPT ini terdapat dalam jumlah yng tidak banyak pada tanaman. Dalam rangka memacu pertumbuhan akar serta tunas yng lebih cepat, pemberian hormon-hormon pengatur tumbuh dianjurkan bagi atau bisa juga dikatakan untuk tanaman. Hal ini berlaku juga pada tanaman yng diperbanyak yang dengannya cara vegetatif semisal stek serta cangkok. Semisal yng kita ketahui bersama bahwasanya pertumbuhan tunas serta akar yang dengannya metode stek ataupun cangkok memanglah relatif lama.

Kandungan ZPT Alami dalam Bawang Merah

Tiap tanaman sebetulnya mempunyai hormon perangsang akar alami yakni Rhizokalin serta Kaulin bagi atau bisa juga dikatakan untuk pertumbuhan tunas akan tetapi lantaran terdapat jumlah yng dibatasi butuh diberi ZPT tambahan. Sebetulnya Kamu bisa yang dengannya gampang membeli ZPT sintetis dari toko-toko pertanian namun tidak ada salahnya Kamu membuat ZPT alami sendiri. Di antaranya yang dengannya mempergunakan serta memanfaatkan umbi bawang merah (Allium cepa). Umbi bawang merah memiliki kandungan Allicin, vitamin B1 (Thiamin) bagi atau bisa juga dikatakan untuk pertumbuhan tunas, riboflavin bagi atau bisa juga dikatakan untuk pertumbuhan tanaman, serta memiliki kandungan zpt auksin serta rhizokalin yng bisa merangsang pertumbuhan akar. Thiamin yang dengannya Allicin akan membentuk ikatan allithiamin yng gampang diserap oleh sel tumbuhan serta membentuk efek fisiologis dalam pertumbuhan tunas serta daun. Auksin memacu protein tertentu yng bisa mengaktifkan enzim bagi atau bisa juga dikatakan untuk menginisiasi pemanjangan sel tumbuhan. Auksin diproduksi di jaringan meristem batang serta akan disebarkan ke seburuh bagian tanaman mulai dari atas sampai-sampai titik tumbuh akar. Penelitian yng di lakukan oleh Dede Ahmad, et.al., 2014 dari UPI Bandung menunjukan bahwasanya terhadap tanaman krisan yng sudah diberi ekstrak bawang merah pada stek batangnya muncul akar rata-rata sebanyk 20 buah sesudah 10 hari penanaman di media. Rata-rata jumlah akar yng percis diperoleh yang dengannya pemberian ZPT sintetis. Sedangkan pada stek krisan yng tak diberi ekstrak bawang merah serta ZPT sintetis jumlah akar rata-rata 14 buah. Hal ini menunjukan bahwasanya ekstrak akar bawang merah mempunyai kemampuan yng percis yang dengannya ZPT sintetis dalam merangsang pembentukan akar. Biaya yng Perlu dikeluarkan bagi atau bisa juga dikatakan untuk membuat ekstrak bawang merah ini pun tergolong murah. Kamu pun bisa lebih berhemat. Menjdai berita, 100 gram bawang putih dijual di pasaran yang dengannya harga sekitar Rp. 2.000,- sampai-sampai Rp. 3.000,-. Sedang hormon perangsang akar sintetis seberat 100 gram dijual yang dengannya harga Rp. 20.000, sampai-sampai Rp. 35.000,-. Harga yang telah di sebutkan bisa berganti sewaktu-waktu sesuai harga pasar. Tanaman yng salah satunya golongan famili Liliaceae serta genus Allium ini pun mempunyai manfaat menjdai penyembuh penyakit demam, batuk, serta menjdai perlindungan terhadap sel kanker (1-3,5 ons bawang segar dikonsumsi secara teratur).

Pembuatan Ekstrak Bawang Merah

Umbi bawang merah sebanyk 1 kg dikupas kulitnya serta dibersihkan, lantas dihaluskan mempergunakan blender hingga berbentuk bubur. Bubur lantas disaring menjadikan diperoleh 250 ml ekstrak bawang merah. Stek yng sudah dipotong selanjutnya direndam dalam ekstrak umbi bawang merah selama 6-7 jam. Ataupun mampu pun yang dengannya mengoleskannya pada bagian tanaman yng diharapkan tumbuh akar. Kamu pun mampu berupaya formula lain yakni 6-10 buah bawang merah dihaluskan lalu dilarutkan dalam 1 liter air. Rendam stek batang pada larutan ini tidak lebih lebih 6-12 jam. Pada larutan bawang merah bisa ditambahkan bawang putih menjdai anti fungisida (anti jamur) yang dengannya konsentrasi 50% dari konsentrasi bawang merah. Bawang merah pun bisa disemprotkan pada tanaman bagi atau bisa juga dikatakan untuk pertumbuhan tunas serta daun yang dengannya cara melarutkan 200 ml – 400 ml ekstrak bawang merah dalam 5 liter air. Formula ini pun mampu dipraktekkan pada tanaman anggrek. Tanaman dibiarkan tanpa air selama 1 minggu (jangan disiram) lantas siram/semprot seluruh bagian tanaman serta media yang dengannya larutan bawang merah 2 kali pada satu hari saja. Selanjutnya pemberian air larutan bawang merah di lakukan 1 kali setiap 2-3 kali seminggu. Selamat berupaya, mudah-mudahan sukses. Sponsored Links loading... Loading... .

Source Articles & Image : petanitop.blogspot.com

Seputar Cara Membuat ZPT Bawang Merah sebagai Perangsang Akar dan Tunas Alami

Advertisement
 

Cari Artikel Selain Cara Membuat ZPT Bawang Merah sebagai Perangsang Akar dan Tunas Alami